TERNATE, Badan Perencanaan dan Penelitian, Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Ternate, Kamis (6/9/2018) menggelar Desiminasi Hasil-Hasil Penelitian kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dengan Universitas Khairun Ternate dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), bertempat di hotel Veliya.
Seminar Desiminasi hasil penelitian kerjasama dua perguruan tinggi dengan Bapelitbangda itu, dibuka oleh Kepala Bapelitbangda Kota Ternate, Dr H Said Assagaf.
Dalam sambutannya, Kepala Bapelitbangda menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kerjasama pemerintah dalam hal ini, Bapelitbangda dengan dua universitas terkemuka di Maluku Utara.
“Bappelitbangda sangat optimis dengan kerja sama dengan akademik yang berlangsung sudah 4 tahun, kajian kajian ilmiah yang di sampaikan teman-teman akdemik teramat sangat berarti dalam membangun Kota Ternate dengan permasalah yang sangat kompleks,” kata Said saat membuka seminar.
Dia berharap, kerjasama ini terus dilakukan dan ditingkatkan sehingga, berbagai problem yang dihadapi pemerintah dapat tertangani dengan cepat dan terukur sebab pemerintah memiliki data berdasarkan hasil penelitian pihak akademisi.
Meski demikian, Kepala Bapelitbangda menyesalkan ketidakhadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Ternate, padahal kegiatan ini sangat penting untuk mengukur sejauh mana tingkat antisipasi OPD terkait.
“Kajian-kajian ilmiah yang disampaikan ini bersifat tekhnis dan sangat penting, sayangnya keseriusan SKPD masih minim. Saya berharap, kedepan instansi tekhnis mengikuti seminar ini, sehingga memiliki data rill soal problematika yang dihadapi oleh Pemerintah,” tutup Kepala Bapelitbangda, Said Assagaf.
Pada acara seminar, Bapelitbangda menghadirkan 10 orang narasumber, masing-masing 5 narasumber dari Unkhair Ternate, yakni Yusri Sapsuha, Hernita Pasongli, Dwi Yana Amalia S, Karmila Ibrahim serta Maulana Ibrahim. Sementara narasumber dari UMMU, yakni, Umar Tangke, Ahmad Talib, Marno Wance, Rosmila Tuharea dan Adi F Mahmud.

139 total views, 0 views today