Sejumlah sekolah dan orang tua siswa tidak bersedia anak mereka diberi vaksin campak dan rubella dengan alasan vksin tersebut tidak memiliki sertifikasi halal. Hal ini terjadi ketika petugas kesehatan sepekan ini melakukan kunjungan ke sekolah yang ada dikota Ternate dalam rangka pemberian vaksin massal. Ada beberapa sekolah yang menerima tetapi orang tua siswa menolak, hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Dr. Fahtiyah Suma, M.Kes Kota Ternate dalam diskusi Jumat 31/08/2018 di Balai Kantor Walikota hadir juga Ketua MUI Kota Ternate, Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Kadis Pendidikan Kota Ternate beserta beberapa narasumber yang difasilitasi oleh Bappelitbangda Kota Ternate.

Ketua MUI Kota Ternate H.Usman Muhammad menyampaikan bahwa ada 3 hal mendasar dari MUI menyangkut vaksin yang bisa diberikan; pertama telah mempunyai sertifikasi halal; kedua jika belum memiliki sertifikasi halal sedangkan ada dampak kesehatan yang harus dilakukan secepatnya maka diperbolehkan dalam kondisi darurat; ketiga mendapat penjelasan dari para ahli.

Disisi lain anggota komisi III Muhajirin Bailussy menmbahkan persepsi di tingkat bawah telah terbentuk dengan kuat tentang halal dan haram begitu mudah akses informasi di media sosial berdampak pada program pemberian Vaksin MR itu sendiri, sehingga ketika institusi yang terkait melaksanakan program kerja mendapat penolakan sebelum sosialisasi itu dilakukan kami sendiri dari DPRD mendukung sepenuhnya Pemerintah Kota Ternate, kami akan menyampaikan hal ini ketika agenda kami turun ke masyarakat agar informasi itu semakin tersampaikan. Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Ibrahim Muhammad secara kelembagaan telah mengundang seluruh Kepala Sekolah untuk memberi informasi dan instruksi tentang vaksinasi. Kadiknas sendiri menyampaikan kepada para kepala sekolah agar kita lebih kuat lagi mendukung program ini karena menolong itu bersifat pendidikan dan itu bagian dari kita. Kami juga berharap agar MUI sebagai teman pemerintah dapat bersama sama melaksanakan Program Pemeritah yang berkaitan dengan MUI tutup Ibrahim Muhammad.

123 total views, 0 views today